Lewat "Kampus Mengajar", UPI Berupaya Tingkatkan Pemerataan Kualitas Pendidikan

Dwi Nur Hayati
Kompas.com - Jumat, 15 Oktober 2021
Seorang mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) saat mempratikan program Kampus Mengajar dengan menjadi guru.DOK. Humas UPI Seorang mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) saat mempratikan program Kampus Mengajar dengan menjadi guru.

KOMPAS.com – Direktur Pendidikan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Asep Supriatna menjelaskan bahwa programKampus Mengajar” bertujuan memberikan kesempatan bagi mahasiswa, terutama yang berminat dalam bidang pendidikan untuk turut serta mengajar dan memperdalam ilmunya.

“Lewat program Kampus Mengajar, kami dapat membantu meningkatkan pemerataan kualitas pendidikan lewat mahasiswa dengan cara menjadi guru,” imbuhnya seperti dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Kamis (14/10/2021).

Tak hanya itu, kata Asep, program Kampus Mengajar dapat menguatkan relevansi pendidikan dasar dan menengah dengan pendidikan tinggi serta perkembangan zaman.

Lebih lanjut, ia menjelaskan, dalam pelaksanaan program Kampus Mengajar, pihaknya turut melewati beberapa mekanisme.

Baca juga: 22.000 Mahasiswa Siap Mengabdi di Kampus Mengajar Angkatan 2

Adapun mekanisme pelaksanaan program Kampus Mengajar yaitu menyusun dokumen kerja sama dengan mitra satuan pendidikan, izin dari dinas pendidikan, menyusun program bersama satuan pendidikan setempat, dan memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengikuti program mengajar di satuan pendidikan.

”Selain itu kami juga menugaskan dosen pembimbing untuk melakukan pendampingan, pelatihan, monitoring, serta evaluasi terhadap kegiatan mengajar di satuan pendidikan yang dilakukan oleh mahasiswa,” ujar Asep.

Untuk diketahui, Kampus Mengajar merupakan program Direktorat Jenderal (Ditjen) Pendidikan Tinggi (Dikti) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek).

Program Kampus Mengajar diikuti oleh para mahasiswa dari perguruan tinggi di Indonesia, termasuk UPI.

Baca juga: 166 Mahasiswa UPI Ikuti Program Magang Bersertifikat di 38 Perusahaan dan Lembaga

Pada gelombang pertama yang dilaksanakan Mei 2021, sebanyak 661 mahasiswa UPI berhasil meraih prestasi sebagai peserta program Kampus Mengajar.

Sementara itu, pada gelombang kedua Agustus 2021 kuota prestasi mahasiswa UPI sebagai peserta program Kampus Mengajar bertambah menjadi 994 orang.

Merujuk panduan program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM), Direktorat Pendidikan UPI berperan sebagai tim koordinasi program Kampus Mengajar.

Sebagai peserta program Kampus Mengajar, para mahasiswa juga diharuskan mengikuti pengajaran di satuan pendidikan di Indonesia pada jenjang sekolah dasar, menengah, maupun atas.

Baca juga: Cerita Mahasiswa Ikut Program Kampus Mengajar Kemendikbud Ristek

Manfaat program Kampus Mengajar

Pada kesempatan yang sama, Mahasiswa Program Studi Pendidikan Akuntansi Fakultas Pendidikan Ekonomi dan Bisnis sekaligus salah satu peserta program Rieke Pitaloka mengatakan, program Kampus Mengajar memberikan manfaat dalam meningkatkan kemampuan belajar dan mengajar.

“Program Kampus Mengajar juga meningkatkan kemampuan dalam memahami materi pembelajaran, serta penguasaan program literasi dan numerasi bagi siswa,” ujarnya.

Untuk mengikuti program tersebut, Rieke menjelaskan, para mahasiswa harus melalui dua tahapan, yakni seleksi administrasi dan seleksi tentang pemahaman kebhinekaan.

Baca juga: Bukan Museum Biasa, Museum Anak Bajang Tempat Berbagi Pengetahuan dan Simbol Kebhinekaan

Setelah melewati dua tahapan, mahasiswa dapat menunggu hasil pengumuman melalui laman resmi MBKM.

“Apabila lolos seleksi, kegiatan dilanjutkan dengan koordinasi dengan dinas pendidikan, pihak sekolah, dosen dan peserta secara online. Ini termasuk pelaksanaan pembelajaran dalam bidang literasi dan numerasi di sekolah yang dilakukan lewat daring,” ujar Rieke.

Selain mengajarkan literasi dan numerasi, ia menyampaikan, para mahasiswa juga membantu sekolah menyusun administrasi, mengembangkan teknologi dalam pembelajaran di sekolah, in house training media pembelajaran serta membantu untuk mengoperasi Learning Management System (LMS) sekolah.

Rieke mengaku, selama pelaksanaan program Kampus Mengajar, ia mendapatkan kemudahan dari pihak dinas pendidikzn serta sekolah. Utamanya dalam menyukseskan program ini dan pelaksanaan pembelajaran.

Baca juga: Kampus Mengajar, Satu Mahasiswa Undip Bertemu Jokowi dan Nadiem

Terkait kiat khusus, ia mengungkapkan, para mahasiswa hanya harus beradaptasi dalam pembelajaran di masa new normal diimbangi dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes).

“Dengan program Kampus Mengajar, kami bisa mendapat beberapa manfaat dalam memahami dan mengenal lingkungan sekolah secara nyata. Terlebih menjadi seorang guru tidak mudah dan perlu berbagai hal untuk disiapkan,” imbuh Rieke.

 

PenulisDwi Nur Hayati
EditorMikhael Gewati
Terkini Lainnya
Lewat
Lewat "Kampus Mengajar", UPI Berupaya Tingkatkan Pemerataan Kualitas Pendidikan
Univ Pendidikan Indonesia
Pandemi Covid-19 Belum Usai, UPI Gelar KKN Tematik Secara Daring
Pandemi Covid-19 Belum Usai, UPI Gelar KKN Tematik Secara Daring
Univ Pendidikan Indonesia
166 Mahasiswa UPI Ikuti Program Magang Bersertifikat di 38 Perusahaan dan Lembaga
166 Mahasiswa UPI Ikuti Program Magang Bersertifikat di 38 Perusahaan dan Lembaga
Univ Pendidikan Indonesia
Lolos Seleksi IISMA, 19 Mahasiswa UPI Akan Kuliah di 16 Universitas di 12 Negara Berbeda
Lolos Seleksi IISMA, 19 Mahasiswa UPI Akan Kuliah di 16 Universitas di 12 Negara Berbeda
Univ Pendidikan Indonesia
Dua Tim Mahasiswa UPI Raih Juara 2 Nasional KMBK 2021
Dua Tim Mahasiswa UPI Raih Juara 2 Nasional KMBK 2021
Univ Pendidikan Indonesia
Tingkatkan Capaian Guru Besar, Rektor UPI: Setiap Dosen Punya Kesempatan
Tingkatkan Capaian Guru Besar, Rektor UPI: Setiap Dosen Punya Kesempatan
Univ Pendidikan Indonesia
Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Layanan BK, Guru Besar UPI Rekomendasikan 2 Hal
Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Layanan BK, Guru Besar UPI Rekomendasikan 2 Hal
Univ Pendidikan Indonesia
Guru Besar UPI: Pengembangan Sektor Telekomunikasi Prospeknya Bagus
Guru Besar UPI: Pengembangan Sektor Telekomunikasi Prospeknya Bagus
Univ Pendidikan Indonesia
Guru Besar UPI Ini Paparkan Model Komunikasi Efektif agar Anak Berpikir Kreatif
Guru Besar UPI Ini Paparkan Model Komunikasi Efektif agar Anak Berpikir Kreatif
Univ Pendidikan Indonesia
Guru Besar UPI Tegaskan Mahasiswa Perlu Hijrah dari Job Seeker ke Job Creator
Guru Besar UPI Tegaskan Mahasiswa Perlu Hijrah dari Job Seeker ke Job Creator
Univ Pendidikan Indonesia
Guru Besar UPI Jelaskan Peran Kebijakan dan Olahraga dalam Pembangunan
Guru Besar UPI Jelaskan Peran Kebijakan dan Olahraga dalam Pembangunan
Univ Pendidikan Indonesia
Kajian Linguistik Forensik Bantu Kawal Demokratisasi di Ruang Digital
Kajian Linguistik Forensik Bantu Kawal Demokratisasi di Ruang Digital
Univ Pendidikan Indonesia
Guru Besar UPI: Perguruan Tinggi Harus Berani Ubah Pendidikan Kewirausahaan Jadi Digitalpreneur
Guru Besar UPI: Perguruan Tinggi Harus Berani Ubah Pendidikan Kewirausahaan Jadi Digitalpreneur
Univ Pendidikan Indonesia
Meningkat Pesat, Peserta UTBK SBMPTN 2021 di UPI Naik 94,39 Persen
Meningkat Pesat, Peserta UTBK SBMPTN 2021 di UPI Naik 94,39 Persen
Univ Pendidikan Indonesia
Soal Peta Jalan Pendidikan Indonesia, Rektor UPI: Sangat Urgen, tapi Harus Komprehensif
Soal Peta Jalan Pendidikan Indonesia, Rektor UPI: Sangat Urgen, tapi Harus Komprehensif
Univ Pendidikan Indonesia