Tanoto Foundation Donasikan 3.000 Konsentrator Oksigen Kepada Kemenkes

Alifia Nuralita Rezqiana
Kompas.com - Selasa, 3 Agustus 2021
Penyerahan simbolis donasi 3.000 konsentrator oksigen dari Tanoto Foundation kepada Kementerian Kesehatan (Kemenkes) di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Banten, pada Selasa (3/8/2021).DOK. Humas Tanoto Foundation Penyerahan simbolis donasi 3.000 konsentrator oksigen dari Tanoto Foundation kepada Kementerian Kesehatan (Kemenkes) di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Banten, pada Selasa (3/8/2021).

KOMPAS.com – Tanoto Foundation kembali membantu pasien Covid-19 dengan menyerahkan donasi 3.000 unit konsentrator oksigen kepada Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia (RI) secara simbolis di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Selasa (3/8/2021).

Chief Executive Officer (CEO) Global Tanoto Foundation J. Satrijo Tanudjojo mengatakan, pihaknya segera mengupayakan pengadaan oksigen ketika terjadi lonjakan kebutuhan oksigen cair medis dan konsentrator oksigen.

“Kami segera mengupayakan pengadaannya secara langsung melalui jejaring kami di dalam dan luar negeri serta bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan untuk mendistribusikannya ke rumah sakit di Indonesia,” kata Satrijo saat penyerahan donasi konsentrator oksigen.

Ia menekankan, pihaknya berkomitmen untuk terus mendukung pemerintah Indonesia dalam menghadapi pandemi Covid-19.

“Kami berharap donasi ini bisa membantu menyelamatkan nyawa para pasien yang sedang berjuang melawan Covid-19,” tutur Satrijo dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com pada Senin (3/8/2021).

Baca juga: TNI Kirim Bantuan 50 Oksigen Konsentrator hingga 20.000 Alat Tes Antigen ke Papua

Sebagai informasi, sebanyak 3.000 unit konsentrator oksigen dikirimkan secara bertahap. Pada tahap pertama, sebanyak 1.000 unit konsentrator oksigen telah tiba di Tanah Air pada Senin (2/8/2021).

Bantuan konsentrator oksigen tahap pertama tersebut didatangkan langsung dari Guangzhou, China dengan menggunakan pesawat sewaan khusus Garuda Indonesia.

Adapun, pada tahap kedua, sebanyak 1.000 unit konsentrator oksigen dijadwalkan tiba di Jakarta pada Selasa (10/8/2021) mendatang.

Dalam keterangan tertulisnya, pihak Tanoto Foundation memaparkan, sejumlah 3.000 unit konsentrator oksigen dapat digunakan oleh 6.000 pasien per bulan atau 18.000 pasien dalam tiga bulan mendatang.

Sementara itu, penerima manfaat donasi pasokan oksigen adalah pasien Covid-19 yang mengalami gejala ringan sampai menengah. Mereka ini dinyatakan boleh dirawat di rumah dengan bantuan konsentrator oksigen.

Baca juga: Menkes: Jangan Tunggu Lama, Saturasi Oksigen di Bawah 94 Persen Harus ke RS

Sebelumnya, Kemenkes memang telah merekomendasikan pasien Covid-19 bergejala ringan sampai menengah untuk melakukan isolasi mandiri (isoman) selama 10 hari dengan tambahan tiga hari setelah gejala menghilang.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin memberikan apresiasinya pada Tanoto Foundation.

“Mewakili pemerintah Indonesia, saya berterima kasih kepada Tanoto Foundation atas respons cepat, tanggap, dan menyeluruh, yang memungkinkan kami berjuang melawan pandemi dengan sumber daya lebih baik,” ucap Menkes Budi.

Menurutnya, donasi dari Tanoto Foundation dapat memberikan harapan bagi setiap penduduk Indonesia yang terdampak pandemi.

Donasi konsentrator oksigen ini memberi kesempatan pada pasien untuk memiliki pasokan oksigen tetap di rumah, dan juga membebaskan sebagian tempat di rumah sakit, agar dapat digunakan oleh mereka yang lebih membutuhkan,” kata Menkes Budi.

Baca juga: Bantu Masyarakat Terdampak Pandemi, Tanoto Foundation Donasikan 300 Ton Beras Premium

Upaya Tanoto Foundation dalam membantu mengatasi pandemi

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin bersama Senior Advisor Tanoto Foundation Sihol Parulian Aritonang dalam acara penyerahan konsentrator oksigen dari Tanoto Foundation kepada Kementerian Kesehatan Republik Indonesia pada Selasa (3/8/2021).DOK. Humas Tanoto Foundation Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin bersama Senior Advisor Tanoto Foundation Sihol Parulian Aritonang dalam acara penyerahan konsentrator oksigen dari Tanoto Foundation kepada Kementerian Kesehatan Republik Indonesia pada Selasa (3/8/2021).

Satu bulan usai kasus pertama Covid-19 di Indonesia terkonfirmasi, tepatnya pada April 2020, Tanoto Foundation mendonasikan sebanyak 1.000.000 masker medis, 1.000.000 sarung tangan, 100.000 alat pelindung diri (APD), dan 30.000 pelindung mata bagi para tenaga kesehatan (nakes) di Indonesia.

Seperti diketahui, saat itu Indonesia tengah mengalami krisis pasokan peralatan medis.

Donasi tersebut tiba di Indonesia dalam 10 hari pertama pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Selanjutnya, pada awal Juni 2021, Tanoto Foundation membantu mengatasi kekurangan pasokan oksigen dengan berdonasi sebanyak 500 ton oksigen cair. Pengiriman pasokan oksigen ini dilakukan secara bertahap.

Pengiriman pertama, yaitu sebanyak 100 ton oksigen cair diberangkatkan dari pangkalan PT Riau Andalan Pulp dan Paper (APRIL Group) yang berlokasi di Pangkalan Kerinci, Riau, Jumat (9/7/2021).

Baca juga: Perhimpunan Tionghoa Buka Posko Tabung Oksigen Gratis untuk Warga Jabodetabek

Pasokan oksigen tersebut kemudian didistribusikan ke berbagai rumah sakit di wilayah Pulau Jawa dan Bali.

Kemudian, pada Selasa (13/7/2021) Tanoto Foundation kembali berpartisipasi dalam donasi konsentrator oksigen bersama sejumlah 16 organisasi lain.

Dari total 11.000 unit konsentrator oksigen yang disumbangkan untuk penanganan Covid-19 di Indonesia, 1.000 unit di antaranya merupakan donasi dari Tanoto Foundation.

Lebih lanjut, pihak Tanoto Foundation kembali memberikan 2.000 konsentrator oksigen tambahan. Rinciannya terdiri dari dari 1.400 unit single-channel konsentrator oksigen dengan kapasitas 10 likonsentrator oksigenter per menit dan 600 unit double channel konsentrator oksigen berkapasitas 10 liter menit.

Tambahan pasokan oksigen tersebut didatangkan dari Foshan, China.

PenulisAlifia Nuralita Rezqiana
EditorMikhael Gewati
Terkini Lainnya
Entaskan Stunting di Garut, Tanoto Foundation Kolaborasi dengan Satgas Stunting dan Yayasan Cipta
Entaskan Stunting di Garut, Tanoto Foundation Kolaborasi dengan Satgas Stunting dan Yayasan Cipta
Tanoto Foundation
4 Cara Menstimulasi Kebiasaan Hidup Sehat pada Anak
4 Cara Menstimulasi Kebiasaan Hidup Sehat pada Anak
Tanoto Foundation
Perubahan Iklim dan Tantangan PAUD Mempersiapkan Masa Depan Anak
Perubahan Iklim dan Tantangan PAUD Mempersiapkan Masa Depan Anak
Tanoto Foundation
Dua Artis Ini Cerita Tantangan Menyusui dan Cara Mengatasinya
Dua Artis Ini Cerita Tantangan Menyusui dan Cara Mengatasinya
Tanoto Foundation
Kapan Waktu Ideal Anak Masuk PAUD? Berikut Penjelasannya
Kapan Waktu Ideal Anak Masuk PAUD? Berikut Penjelasannya
Tanoto Foundation
Rumitnya Masalah Stunting, dari Kesehatan hingga Sosial Budaya
Rumitnya Masalah Stunting, dari Kesehatan hingga Sosial Budaya
Tanoto Foundation
Orangtua, Ini Manfaat Membacakan Cerita kepada Anak Sejak Dini
Orangtua, Ini Manfaat Membacakan Cerita kepada Anak Sejak Dini
Tanoto Foundation
3 Kategori Stimulasi untuk Bantu Tumbuh Kembang Anak
3 Kategori Stimulasi untuk Bantu Tumbuh Kembang Anak
Tanoto Foundation
Bunda, Kenali Manfaat Kolostrum bagi Si Kecil
Bunda, Kenali Manfaat Kolostrum bagi Si Kecil
Tanoto Foundation
Bantu Warga Terdampak Covid-19, Tanoto Foundation Donasikan 300 Ton Beras di Jabar dan Jatim
Bantu Warga Terdampak Covid-19, Tanoto Foundation Donasikan 300 Ton Beras di Jabar dan Jatim
Tanoto Foundation
Dukung Penyembuhan Pasien Covid-19, Tanoto Foundation Donasikan 500 Ton Oksigen
Dukung Penyembuhan Pasien Covid-19, Tanoto Foundation Donasikan 500 Ton Oksigen
Tanoto Foundation
Peduli Pasien Covid-19, Tanoto Foundation Bagikan 500 Ton Oksigen
Peduli Pasien Covid-19, Tanoto Foundation Bagikan 500 Ton Oksigen
Tanoto Foundation
Dukung Pencegahan Stunting, Tanoto Foundation Dampingi 7 Kabupaten
Dukung Pencegahan Stunting, Tanoto Foundation Dampingi 7 Kabupaten
Tanoto Foundation
Lewat Kompetisi TSRA, Tanoto Foundation Ingin Tingkatkan Jumlah Peneliti Muda di Indonesia
Lewat Kompetisi TSRA, Tanoto Foundation Ingin Tingkatkan Jumlah Peneliti Muda di Indonesia
Tanoto Foundation