Ukrida Hadirkan Fleksibilitas Perkuliahan di Masa Pandemi

Inang Jalaludin Shofihara
Kompas.com - Jumat, 27 Mei 2022
Ilustrasi proses pembelajaran di Ukrida.
(DOK. Humas Ukrida) Ilustrasi proses pembelajaran di Ukrida.

KOMPAS.com – Pandemi Covid-19 mengakselerasi sistem dan teknologi digital dalam berbagai aspek dan bidang. Kebutuhan dan kondisi dalam industri pun berkembang semakin pesat.

Hal itu tidak hanya memacu literasi dan pemanfaatan teknologi yang tinggi di bidang pendidikan, tetapi juga menjadi tantangan dalam menyesuaikan program pembelajaran yang adaptif, dinamis, relevan, dan menarik.

Sebagai salah satu perguruan tinggi swasta terbaik, Universitas Kristen Krida Wacana (Ukrida) terus berupaya menyikapi segala peluang dan tantangan yang terjadi, baik selama atau sesudah masa pandemi.

Salah satunya tercermin dari tema Dies Natalis Ukrida ke-55 “Bersama Ukrida BISA” yang diharapkan dapat menyalurkan value-nya, yakni Brave, Innovative, Smart, dan Agile (BISA).

Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis ( FEB) Ukrida Rita Amelinda mengatakan, Ukrida secara berkelanjutan melakukan penyesuaian dalam membentuk sistem pendidikan untuk masa depan generasi muda.

Oleh karenanya, FEB Ukrida menghadirkan berbagai program menarik, baik potongan biaya maupun beasiswa yang diharapkan membantu para bibit-bibit unggul dapat melanjutkan studi dengan biaya relatif terjangkau.

Baca juga: Rektor Ukrida Resmi Jadi Sekjen Perhimpunan Dokter Spesialis Mikrobiologi Klinik

“Sistem perkuliahan di FEB Ukrida pun fleksibel dengan mengusung konsep hybrid learning,” katanya dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Rabu (25/5/2022).

Rita menyebutkan, FEB Ukrida menawarkan beberapa jenis kelas, di antaranya kelas reguler, kelas karyawan weekdays, dan kelas karyawan weekend.

Kualitas dan produktivitas mahasiswa di masa pandemi

Sepanjang April 2022, FEB Ukrida mengadakan serangkaian talkshow yang salah satunya mengangkat topik “Crafting Your Value during Pandemic Era”.

Talkshow tersebut mewadahi mahasiswa untuk sharing bagaimana meningkatkan kualitas diri yang dimiliki selama pandemi.

Beberapa narasumber hadir mewakili penerima beasiswa Ukrida 100 persen dari angkatan 2020, yaitu Lianny Hartanto (S1 Akuntansi) dan Euodia Suci Anggita (S1 Manajemen), serta Nidiu Sahetapy dan Lisa Lawrenzia mewakili lembaga kemahasiswaan FEB Ukrida.

Pada kesempatan itu, mereka menyatakan, perkuliahan daring membuat mereka memiliki waktu luang lebih banyak sehingga memiliki kesempatan untuk belajar hal baru di luar perkuliahan.

Baca juga: Kajian Psikologi Ukrida Menyikapi Kebijakan Pembelajaran Daring

Salah satu kegiatan di luar perkuliahan yang bisa mereka ikuti adalah berorganisasi di FEB Ukrida. Kegiatan yang semula diadakan secara offline tersebut berubah menjadi online karena kondisi pandemi.

Para narasumber mengatakan, perubahan itu memacu mereka untuk cepat beradaptasi dan berpikir secara kreatif untuk menentukan strategi agar program yang dibuat tetap menarik.

“Kondisi online juga memberikan kesempatan yang lebih luas untuk menambah kemampuan akademik, misalnya dengan mengikuti beragam webinar,” imbuhnya.

Namun, para narasumber juga mengingatkan, ada sejumlah hal penting yang perlu diperhatikan dalam menyikapi kondisi pandemi, yaitu kemampuan berkomunikasi yang baik dan manajemen waktu dengan menentukan skala prioritas, serta jadwal untuk setiap kegiatan agar dapat dilakukan dengan maksimal.

Edukasi bagi sekolah, perusahaan, dan komunitas

Tidak hanya melakukan edukasi untuk mahasiswa dan sivitas akademika Ukrida, FEB Ukrida juga melakukan beragam penyuluhan, pelatihan, dan kegiatan secara aktif untuk masyarakat umum.

Baca juga: Seminar Ukrida: Membangun Ekosistem Digital Learning Penunjang MBKM

Program tersebut, antara lain pelatihan dan pendampingan pengisian E-SPT, pelatihan software akuntansi seperti accurate dan myob, pelatihan Excel for accounting, pelatihan kewirausahaan, digital marketing, gamification, dan lainnya. 

Selain itu, FEB Ukrida juga mengadakan sosialisasi dalam bentuk seminar yang mengangkat isu terkini, mulai dari akuntansi dan manajemen seperti Accounting and Tax Outlook, Investasi pada Pasar Modal, NFT dan Cryptocurrency, Financial Planning, Human Capital Management, dan lainnya.

Ukrida juga rutin mengadakan talkshow alumni yang dapat diikuti mahasiswa maupun masyarakat umum.

Alumni yang diundang 

Salah satu alumnus Ukrida yang diundang dalam talk show tersebut adalah Felix Kurniawan yang pernah mengenyam pendidikan S1 Akuntansi dan kini berprofesi sebagai youtuber Anak Kuliner.

Rita menjelaskan, alumni yang menjadi narasumber adalah mereka yang telah sukses di bidang kepakarannya. Beberapa di antara mereka sudah menduduki level manajerial dan direksi.

Baca juga: Survei Penelitian Ukrida: Sudahkah Kampus Merdeka Memerdekakan Mahasiswa?

Dalam acara itu, mereka memberikan sharing seputar perkuliahan dan relevansinya dengan posisi dan bidang karier mereka saat ini. Dengan begitu, peserta mendapatkan insight terkait minat mereka dalam bidang kariernya.

Acara itu juga menjadi jembatan bagi Ukrida untuk menyesuaikan pendidikan, program, dan kurikulum agar sesuai dengan kebutuhan dunia professional saat ini dan di masa mendatang.

Program studi di FEB Ukrida

Setelah 55 tahun FEB Ukrida berkiprah mengedukasi masyarakat, FEB Ukrida terus bertransformasi mengikuti perkembangan yang ada. Saat ini, FEB Ukrida memiliki tiga program studi (prodi), yaitu Manajemen, Akuntansi, dan Magister Manajemen.

Seluruh prodi tersebut telah mendapatkan akreditasi “A” dan “Baik Sekali” dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).

Deretan prodi di FEB Ukrida juga telah bekerja sama dengan berbagai asosiasi profesi, perusahaan multinasional, dan lembaga internasional.

Baca juga: Masuki Usia 55 Tahun, Ukrida Terus Berinovasi lewat Pendidikan dan Karya Kemanusiaan

Prodi Manajemen dan Akuntansi pun membuka kemudahan bagi mahasiswa untuk mengikuti dan mengkonversi berbagai program dalam MBKM (Merdeka Belajar Kampus Merdeka) yang diusung Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemenristek Dikti).

Prodi Manajemen menyediakan konsentrasi digital business dan financial technology (fintech). Kurikulum ini akan mempersiapkan mahasiswa, untuk menduduki posisi manajerial maupun menjadi wirausaha (entrepreneur).

Mahasiswa S1 Manajemen Ukrida akan dibekali dengan wawasan dan pengalaman secara profesional melalui kesempatan magang untuk dapat memperluas wawasan di berbagai disiplin ilmu dan beragam softskill yang dibutuhkan.

Program Studi Manajemen juga membekali mahasiswanya dengan berbagai sertifikasi sesuai minat mahasiswa, seperti sertifikasi di bidang keuangan, pemasaran, dan sumber daya manusia.

Sementara itu, Program Studi Akuntansi menyediakan konsentrasi tax for digital business dan contemporary audit.

Baca juga: Masuki Usia 55 Tahun, Ukrida Terus Berinovasi lewat Pendidikan dan Karya Kemanusiaan

Kurikulum dalam prodi ini mempersiapkan mahasiswa menjadi tax planner, auditor, serta akuntan manajemen.

Prodi Akuntansi Ukrida terafiliasi dan bekerja sama dengan asosiasi profesi, sehingga memberikan kesempatan bagi para mahasiswa mengikuti berbagai seminar Akuntansi sesuai dengan perkembangan saat ini, termasuk bertemu dengan para profesional yang tergabung dalam asosiasi profesi.

Prodi Akuntansi juga membekali mahasiswa dengan berbagai sertifikasi internasional dan nasional sesuai dengan minat mahasiswa, seperti sertifikasi Brevet AB, sertifikasi CAFB (Certificate in Accounting, Finance, and Business), sertifikasi CFAB (Internasional).

Selain itu, mahasiswa juga berkesempatan mendapatkan beasiswa Chartered Accountant (CA). Sertifikasi ini adalah kualifikasi bagi akuntan profesional yang telah sesuai dengan panduan standar internasional.

Prodi Akuntansi pun berkomitmen pada Kebijakan Sistem Manajemen Organisasi Pendidikan yang mengacu pada ISO 21001:2018 untuk menjaga mutu pendidikan.

Baca juga: Wisuda Ukrida 2022, Kepala LLDikti Jakarta: Gerbang Memenangkan Masa Depan

PenulisInang Jalaludin Shofihara
EditorMikhael Gewati
Terkini Lainnya
KKN di Desa Penari Viral, Dosen Ukrida: Harusnya Ikonik dengan Budaya Hindu Blambangan
KKN di Desa Penari Viral, Dosen Ukrida: Harusnya Ikonik dengan Budaya Hindu Blambangan
UKRIDA Bagimu Negeri
Design Thinking: Proses Belajar Efektif bagi Generasi Z
Design Thinking: Proses Belajar Efektif bagi Generasi Z
UKRIDA Bagimu Negeri
Kajian Psikologi Ukrida Menyikapi Kebijakan Pembelajaran Daring
Kajian Psikologi Ukrida Menyikapi Kebijakan Pembelajaran Daring
UKRIDA Bagimu Negeri
Masuki Usia 55 Tahun, Ukrida Terus Berinovasi lewat Pendidikan dan Karya Kemanusiaan
Masuki Usia 55 Tahun, Ukrida Terus Berinovasi lewat Pendidikan dan Karya Kemanusiaan
UKRIDA Bagimu Negeri