Diakui Harvard tapi Belum Populer di Indonesia, Ini Manfaat Gap Year bagi Siswa

Alifia Nuralita Rezqiana
Kompas.com - Kamis, 3 Februari 2022
Ilustrasi potret salah satu mahasiswa Harvard University.DOK. Stephanie Mitchell/Harvard Staff Photographer Ilustrasi potret salah satu mahasiswa Harvard University.

KOMPAS.com – Gap year adalah masa ketika seorang siswa mengambil waktu istirahat atau rehat dari proses pendidikan formal.

Umumnya, gap year dilakukan oleh siswa sekolah menengah atas (SMA) atau sekolah menengah kejuruan ( SMK) sebelum mulai memasuki masa kuliah.

Dilansir Kompas.com dari laman Harvard College, Rabu (2/2/2022), Universitas Harvard di Cambridge, Amerika Serikat (AS) merekomendasikan siswa untuk memanfaatkan gap year selama setahun agar dapat mengembangkan diri.

Pihak Harvard melaporkan, setiap tahun terdapat setidaknya 90 sampai 130 mahasiswa yang memanfaatkan gap year. Mereka mengaku mendapat manfaat positif dari rehat tersebut.

Bahkan, para mahasiswa Harvard membentuk klub Harvard Gap Year Society untuk mendukung sesama mahasiswa yang sedang atau sudah mengambil kesempatan gap year.

Baca juga: Menghafal Vs Memahami, Mana Cara Belajar Paling Tepat?

Kendati demikian, hingga kini gap year belum lazim dipraktikkan di Indonesia. Siswa kelas 12 SMA atau SMK cenderung langsung kuliah usai lulus sekolah.

Padahal, menurut kesaksian salah seorang anggota klub Harvard Gap Year Society dalam unggahan di laman Student Voice Harvard College, Jumat (14/2/2020), kesempatan gap year sangat penting bagi kehidupan mahasiswa.

Seorang lulusan SMA atau SMK perlu mengambil kesempatan gap year jika merasa ingin beristirahat sejenak atau butuh waktu lebih untuk mendewasakan diri.

Siswa juga perlu menjalankan gap year ketika ingin bekerja untuk mendapatkan penghasilan tambahan, butuh mengembangkan keterampilan khusus sebelum mulai kuliah, ingin bepergian untuk menambah pengalaman, atau mengikuti aktivitas sosial dengan mencoba menjadi relawan.

Terdapat begitu banyak alasan bagi siswa lulusan SMA atau SMK untuk mengambil istirahat selama setahun.

Baca juga: Pentingnya Manajemen Waktu bagi Siswa Agar Sukses UTBK

Siswa perlu mempertimbangkan yang terbaik bagi dirinya. Apabila sudah merasa siap untuk menyambut dunia kuliah, maka siswa boleh langsung berkuliah.

Namun, apabila terdapat hal yang lebih penting dan bermanfaat yang bisa dilakukan sebelum kuliah, gap year bisa dijadikan pilihan.

Kegiatan selama gap year

Istirahat selama satu tahun sebelum melanjutkan pendidikan tinggi tidak bisa dilakukan dengan asal. Siswa harus membuat rencana kegiatan dan menentukan apa yang ingin dilakukan selama gap year.

Jangan sampai ketika sudah lulus SMA atau SMK dan mendapatkan kesempatan gap year, siswa tidak memanfaatkannya dengan baik.

Berikut lima rekomendasi kegiatan bermanfaat yang bisa dilakukan selama gap year, seperti dirangkum Ruangguru dari berbagai sumber.

1. Aktivitas sosial

Apabila siswa ingin mengembangkan soft skill seperti kemampuan adaptasi, komunikasi, kerja sama dalam tim, empati, percaya diri dan lainnya, maka siswa bisa memanfaatkan gap year untuk melakukan kegiatan sosial.

Terdapat banyak kegiatan sosial yang membutuhkan relawan. Karenanya, siswa bisa mendaftarkan diri sebagai relawan untuk membantu sesama yang membutuhkan sekaligus mengembangkan soft skill selama gap year.

Baca juga: Evaluasi PTM, Puan Minta Keselamatan Siswa Diutamakan

2. Bekerja

Siswa dapat memanfaatkan gap year untuk bekerja part-time, magang di sebuah perusahaan, atau mulai mengembangkan bisnis.

Selain mendapatkan penghasilan dari bekerja, siswa lulusan SMA atau SMK bisa mendapatkan pengalaman terjun ke dunia kerja bahkan sebelum lulus dari perguruan tinggi.

3. Kursus

Apabila siswa ingin mengasah hard skill sesuai minat dan bakat yang dimiliki, gap year dapat dimanfaatkan untuk mengambil kursus.

Terdapat banyak pilihan kursus yang bisa dilakukan secara online maupun offline, misalnya kursus desain, melukis, bahasa, musik, memasak dan lain-lain.

4. Bepergian

Salah satu pilihan kegiatan bermanfaat bagi siswa yang akan mengambil gap year adalah bepergian. Meskipun bepergian pada masa pandemi Covid-19 tidak mudah, siswa masih bisa bepergian dengan mengikuti aturan protokol kesehatan (prokes) yang berlaku.

Bepergian akan mengasah kemampuan siswa untuk merancang anggaran kegiatan, menyiapkan akomodasi, melihat sisi dunia yang baru, mempelajari budaya dan bahasa baru, serta mendapatkan pengalaman berharga lainnya.

Baca juga: Mahasiswa Jadi Volunteer, Pahami Dulu Ini

5. Belajar

Jika siswa mengambil kesempatan gap year karena merasa kurang percaya diri dengan kemampuan yang dimiliki, maka siswa perlu memanfaatkan kesempatan ini untuk belajar lebih giat lagi.

Gap year selama setahun dapat dimanfaatkan untuk mempelajari berbagai materi yang akan diujikan dalam Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK).

Seperti diketahui, hasil UTBK akan dijadikan penentu dalam Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN).

Untuk mempersiapkan diri menjelang UTBK, siswa lulusan SMA atau SMK dapat memanfaatkan platform bimbingan belajar (bimbel) online. Salah satunya adalah platform Ruangbelajar di aplikasi Ruangguru.

Baca juga: Platform Belajar Online Ini Fasilitasi 64.160 Peserta Try Out UTBK Gratis

Belajar lewat Ruangbelajar di aplikasi Ruangguru

Tangkapan layar platform RuangbelajarDOK. Ruangguru Tangkapan layar platform Ruangbelajar

Ruangbelajar merupakan platform bimbel online mandiri di aplikasi Ruangguru yang menyediakan rangkuman materi pelajaran, latihan soal, dan pembahasan, lewat berbagai video menarik.

Terdapat lebih dari 26.500 video yang dapat diakses kapan saja dan di mana saja sesuai kebutuhan siswa.

Dalam video tersebut, para master teacher akan menjelaskan konsep pelajaran dan pembahasan soal untuk mempermudah siswa dalam persiapan UTBK.

Penerapan metode problem-based learning dalam video pembelajaran akan memungkinkan siswa untuk lebih mudah memahami materi. Sebab, metode ini menekankan penerapan solusi dari masalah yang terjadi di kehidupan sehari-hari.

Baca juga: Ruangguru Gelar Pelatnas UTBK, Bimbing Siswa Hadapi SBMPTN 2022

Sementara itu, apabila berlangganan Ruangbelajar khusus untuk persiapan UTBK, siswa dapat mengakses lebih dari 250.000 bank soal dari lima tahun akademik yang berbeda. Kumpulan soal ini bisa diunduh dan dikerjakan secara offline.

Persiapan UTBK di Ruangbelajar juga mencakup prediksi soal UTBK, soal Tes Potensi Skolastik (TPS), pembahasan soal sains dan teknologi, pembahasan soal sosial dan hukum, serta  UTBK berbasis higher order thinking skills (HOTS) yang telah disesuaikan dengan ketentuan Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT).

Informasi lebih lanjut mengenai platform Ruangbelajar di aplikasi Ruangguru dapat diakses melalui laman https://www.ruangguru.com/ruangbelajar.

PenulisAlifia Nuralita Rezqiana
EditorAmalia Purnama Sari
Terkini Lainnya
Khawatir Terjebak Jadi
Khawatir Terjebak Jadi "Sandwich Generation", Berikut 3 Kiat Menghindarinya
Ruangguru
Mengenal Sekolah Kedinasan, Lulus Bisa Jadi PNS hingga Biaya Kuliah Gratis
Mengenal Sekolah Kedinasan, Lulus Bisa Jadi PNS hingga Biaya Kuliah Gratis
Ruangguru
Informasi Jadwal dan Syarat UTBK SBMPTN 2022 dan Tips Persiapannya
Informasi Jadwal dan Syarat UTBK SBMPTN 2022 dan Tips Persiapannya
Ruangguru
Digital Marketing, Kunci Sektor Kerajinan Bertahan Selama Pandemi
Digital Marketing, Kunci Sektor Kerajinan Bertahan Selama Pandemi
Ruangguru
Mengenal Perbedaan Deep Learning Vs Surface Learning
Mengenal Perbedaan Deep Learning Vs Surface Learning
Ruangguru
Pentingnya Manajemen Waktu bagi Siswa Agar Sukses UTBK
Pentingnya Manajemen Waktu bagi Siswa Agar Sukses UTBK
Ruangguru
Seberapa Penting IQ dan EQ untuk Kesuksesan Anak pada Masa Depan?
Seberapa Penting IQ dan EQ untuk Kesuksesan Anak pada Masa Depan?
Ruangguru
Sejauh Mana Orangtua Bisa Membantu Mengerjakan PR Anak?
Sejauh Mana Orangtua Bisa Membantu Mengerjakan PR Anak?
Ruangguru
Growth Mindset Jadi Kunci Fresh Graduate Dapat Kerja Tanpa Menunggu Lama
Growth Mindset Jadi Kunci Fresh Graduate Dapat Kerja Tanpa Menunggu Lama
Ruangguru
Menghafal Vs Memahami, Mana Cara Belajar Paling Tepat?
Menghafal Vs Memahami, Mana Cara Belajar Paling Tepat?
Ruangguru