Kurangi Angka Stunting, Pemerintah Gandeng Bank Dunia, Tanoto Foundation dan Bill and Melinda Gates Foundation

Dwi Nur Hayati
Kompas.com - Rabu, 9 September 2020
Petugas kesehatan sedang mengukur tinggi badan seorang anakDOk. Humas Tanoto Foundation Petugas kesehatan sedang mengukur tinggi badan seorang anak

KOMPAS.com - Pemerintah Indonesia telah melakukan berbagai upaya untuk mengatasi pengurangan kemiskinan dan pencegahan stunting agar tercapainya pertumbuhan ekonomi yang setara.

Salah satunya adalah mengadopsi Proyek Modal Manusia dari Bank Dunia dengan melibatkan seluruh jajaran pemerintahan.

Dilihat dari Indeks Modal Manusia Indonesia (HCI) tahun 2018, Indonesia berada di angka 0,53. Ini berarti seorang anak yang dilahirkan hanya mencapai setengah dari kapasitas produktivitas. Padahal HCI menjadi tolak ukur terhadap dunia pendidikan dan kesehatan.

Sementara itu, menurut data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas)) tahun 2018, sebanyak tiga dari sepuluh anak Indonesia di bawah umur lima tahun mengalami stunting.

Baca juga: Maksimalkan Pengentasan Stunting, BP3S Manfaatkan SDM PKH

Data itu menunjukan bahwa kinerja pemerintah dalam mencegah stunting di Indonesia, masih termasuk rendah.

Pasalnya, World Health Organization (WHO) sendiri menetapkan batas maksimal untuk toleransi stunting pada angka 20 persen, atau seperlima dari jumlah seluruh balita yang ada.

Atas dasar itu, pemerintah pada 2017 telah meluncurkan Strategi Nasional Percepatan Pencegahan Anak Stunting.

Meskipun Strategi Nasional itu mulai diimplementasikan pada 2018, namun sudah mendapat persetujuan dari lembaga pemerintah desa hingga pusat sebagai program paket intervensi gizi prioritas multi-sektor.

Kini bersama Bank Dunia, Tanoto Foundation, dan Bill and Melinda Gates Foundation, Pemerintah membuat program baru untuk mengurangi angka stunting di Indonesia.

Baca juga: Cegah Stunting, Simak 4 Tips Jitu Anak Doyan Makanan Bergizi

Program tersebut berbasis hasil yang disebut Investing in Nutrition and Early Years atau Investasi pada Nutrisi dan Usia Awal Kehidupan (INEY).

Baik Tanoto Foundation, dan Bill and Melinda Gates Foundation termasuk bagian dari Multi Donor Trust Fund untuk Percepatan Modal Manusia Indonesia (IHCA-MDTF).

Lembaga ini mendukung secara menyeluruh dalam meningkatkan kualitas pada program-program nasional dan daerah, seperti pembangunan manusia dan penyediaan layanan hingga memperkuat kinerja sektoral.

Trust Fund atau dana perwalian ini merupakan kemitraan baru untuk membangun fondasi yang kuat bagi produktivitas di masa depan dan sebagai langkah mengurangi taraf kemiskinan.

Baca juga: Perlu Tahu, Pernikahan Dini Penyebab Masalah Stunting di Indonesia

Terdapat tiga pilar yang menjadi misi utama Trust Fund. Pertama, menerapkan Strategi Nasional Percepatan Pencegahan Anak Stunting melalui kebijakan tertentu dari program Bank Dunia Investasi pada Nutrisi dan Usia Awal Kehidupan (INEY).

Kedua dapat meningkatkan kualitas hasil pembelajaran di sekolah. Ketiga, mengatasi ketidaksetaraan di tingkat regional dalam hal pembentukan modal manusia

CEO Tanoto Foundation, Satrio Tanudjojo mengatakan upaya pencegahan stunting sangatlah penting bagi percepatan pembangunan Modal Manusia Indonesia.

”Dana hibah dari Tanoto Foundation kepada Bank Dunia merupakan salah satu dari beberapa prakarsa yang dilakukan organisasi ini dalam hal Pembangunan Modal Manusia,” kata Satrio Tanudjojo, seperti dalam keterangan tertulis yang Kompas.com terima, Rabu (9/9/2020).

Baca juga: Pencegahan Stunting, Menko PMK Minta BKKN Gencar Lakukan Bimbingan hingga ke Pelosok Daerah

Hal itu, lanjut Satrio, seperti juga kontribusi kepada Pemerintah Indonesia dalam mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals – SDG)”.

Disisi lain, ia mengungkapkan pula bahwa menjadi suatu kehormatan dapat berpartisipasi dan mempercayakan IHCA-MDTF untuk memecahkan masalah terkait kesetaraan dan pendidikan.

Adapun Program Leader for Human Development dari Bank Dunia, Camilla Holmemo, menyambut positif program IHCA-MDTF

“Kami menyambut baik dukungan dari Bill and Melinda Gates Foundation dan Tanoto Foundation melalui IHCA-MDTF,” kata dia.

Baca juga: Turunkan Angka Stunting, BKKBN Fokus pada Program Spacing

Menurutnya program itu akan memperkuat berbagai upaya untuk mendukung pembentukan modal manusia Indonesia.

“Modal manusia yang lebih baik sangatlah penting bagi masa depan produktivitas dan pertumbuhan Indonesia, maupun upaya yang dilakukannya untuk mengurangi taraf kemiskinan dan ketidaksetaraan,” ucapnya.

Sementara itu, Lead, South & South-East Asia, Bill and Melinda Gates Foundation, Hari Menon menjelaskan, progam IHCA-MDTF dapat memaksimalkan kerja sama dengan pemangku kepentingan sebagai dukungan penuh kepada visi Pemerintah.

Hal itu juga dampak dari berbagai investasi membangun sumber daya manusia (SDM) yang telah dilakukan pemerintah.

Baca juga: Antisipasi Stunting, Kenali Penyebab Berat Badan Anak Turun

“IHCA-MDTF memperkuat dukungan bagi pemerintah dalam mempercepat pengurangan stunting dan memberikan peluang kepada jutaan anak untuk memiliki masa depan yang cerah,” tambahnya.

Hari Menon menjelaskan program IHCA-MDTF rencananya mulai berjalan pada 2020 hingga 2024. Nilai yang digelontorkan Tanoto Foundation dan Bill and Melinda Gates Foundation pada awal program ini mencapai 4 juta dollar AS.

Pelaksanaan program ini akan dikawal Komite Pengarah yang terdiri atas wakil Pemerintah Indonesia, Bank Dunia, Tanoto Foundation, dan Bill and Melinda Gates Foundation

Lebih lanjut, Hari Menon menjelaskan bahwa kemitraan serupa antara Bill and Melinda Gates Foundation dengan Bank Dunia juga terjadi di beberapa negara lainnya.

PenulisDwi Nur Hayati
EditorMikhael Gewati
Terkini Lainnya